Kata-kata rasanya tak mau keluar dari mulut, setiap yang mau diucapkan merasa ragu, tak ada ide untuk memulai berbicara darimana. Gak tau mau melakukan apa, jadinya aku hanya berdiri di pojokan mengamati momen bahagia orang-orang dari jauh.
Sangat berkebalikan dengan prestasiku yang memuncak, insting sosial ku masih lemah. Walaupun aku mendapatkan prestasi nilai terbaik seangkatan, aku tak punya siapa-siapa tuk ngobrol tentang nya. Semacam rasa sepi yang mendalam... Ahhhhh!!!.... Tidak meriah sekali wisuda ku hari ini.
Dan sudahlah aku menunggu untuk melakukan/ngobrolin sesuatu, aku malah....meneng.... Sekarang baru terpikirkan apa yang ingin diobrolkan saat semua sudah selesai. Hanyut dalam arus yang tidak membawaku kemana-mana, dan aku hanya mengikuti arus tersebut....
Sudahgitu setelahnya, setelah sudah banyak waktu dihabiskan tanpa mengobrol sesuatu yang bermakna, seperti pengalaman, perasaan, dan lain-lain. Aku banyak dimarahi oleh utiku, atau mungkin ditegor terus menerus karena hal sepele.
Rasanya inginlah melampiaskan campuran perasaanku ini, tapi aku tak tahu kemana akan ku lepas... Sejak pulang gitu, aku lanjut belajar mandiri, tetapi masih saja terasa sepi yang menggema.... Terasa hati yang belum siap untuk move on, hati yang masih gelisah.... Untuk melepaskan apa yang sudah kuat dibangun dari awal.
Sekarang jam 6 sore, aku berada di rumah uti, Sabtu sore sepi yang mendalam. Ditemani lagu "hujan" oleh utopia. Aku tak ingin WA temanku kalau aku butuh bantuan, aku kebanyakan overthinking tentang respons mereka. Sedih, sedikit menunduk, minder bercampur dan beradik menjadi satu karena semua tak sama....baik dari cara berpikirku, cara bertingkah, dan cara bicaramu selama 2 tahun ini bersama SKS.
Tak ingin memkirkannya dan tetap fokus mandiri, tapi ada rasa yang mengganjal. Rasa tidak ingin lepas dari kelas ini, rasa yang tumbuh dengan sendirinya. Penyesalan akan hal-hal yang tak dimaksimalkan, dan rasa ketidakpuasan belajar untuk mandiri.
Mungkin hari ini, banyak anak-anak yang bahagia karena bisa lulus tanpa prestasi akademik apapun melainkan seorang teman untuk bersandar, sedang hanyalah diriku yang merenungi tentang hari ini. Mungkin di masa depan aku akan merasa hal yang berbeda tentang ini, tetapi biarlah aku istirahat hari ini, aku lelah.
No comments:
Post a Comment