Wooow....Hari ini kerasa seru cok. Untungnya gua bawa board game sama jenga buat ngisi waktu-waktu terakhir kita. Rasanya gak sabar ya pengen keliatan keren didepan temen2 yaitu keterima di ITB....Tetapi, gua juga sadar kebiasaan buruk gua yaitu suka nunda-nunda pekerjaan dan menggunakan waktu untuk hal-hal yang gak terallu bermanfaat kayak doomscroll dan teman-temannya. Ada rasa nostalgia saat bertemu temen2 lagi, sangat rindu dan ingin bermain-mainlagi. Bermain bola saat pelajaran olahraga, bercanda tentang hal-hal konyol. TIduran di belakang kelas dengan tikar plastik seadanya.
Tak kerasa rasanya akan tidak bertemu lagi, mungkin ada perasaan lega sekaligus khawatir, dan enggan berpisah. Namun, hidup harus terus berjalan, jarum jam hidup tidak bisa diputar ulang, semua hal yang sudah ku lakuakan di SMA, walau ada kekurangan dan kesempatan yang terlewat anggap sebagai pelajaran bagi kedepanannya, yang terpenting adalah tetap melakukan suatu hal yang terus secara konsisten (seperti aku menulis blog setiap hari), dan belajar dari kesalahan yang memalukan di masa SMA.
Akupun sadar telah melewatkan kesempatan untuk dapat ngobrol lebih dalam dengan temen2 sks gue. Kadang2 gua merasa gua kurang dapat berinteraksi secara spontan dan khas. Memang ada hal yang gue merasa insecure dan minder. Namun, apalah sudah, semua yang bertemu akan berpisah jua pada waktunya. Mungkin tugas gua di SKS bukan buat jadi penghibur, tetapi untuk menjadi sesuatu yang lain. Hanya karena gua gak bisa basa-basi yang lancar dan penanggapan gua tentang suatu hal gagap, jadi mungkin gua lebih nyaman sama menulis.
Tak bisa dipungkiri banyak masa-masa di SMA yang harusnya kunikmati kugunakan untuk fokus belajar, terutama saat masa-masa awal, gua merasa terlalu mengejar prestasi akademik tanpa sempat bersosialisasi lebih dalam lagi dengan teman2 gua. Gua minder, takut mulai darimana, tetapi, gua baru baca nih kiasan yang andai gua baca lebih awal, "Jangan tunggu sampai semangat untuk memulai sesuatu, lakukanlah hal itu baru semangat akan mengikuti." (dikutip dari omjay). Quote ini sangat nempel dengan gua karena banyak momen-momen dimana gua bimbang, bingung mulai darimana, ragu, entah dari hal percakapan, bertanya tentang sesuatu, ataupun sekedar ingin basa-basi.
Terkadang, di masa SMA yang lebih aman untuk melakukan kesalahan, gua malah memikirkan untuk bermain aman terlalu aman malah. Dan sekrang gue menjadi ranking 1 dan rapot gua rata2nya paling tinggi, gua masih minder tentang pengumuman UTBK yang akan diumumkan 5 hari lagi tanggal 25 mei 2026. Karena ini kesalahan gue, gue terlalu menganggap diri gua banyak tahu segala hal, jadi malas tahu akan hal-hal lain, akhirnya gua tunda-tunda belajar, belajarnya gak fokus, fokus pada hal-hal yang hanya bisa dicapai jika blajar, jadinya? Yang awalnya gua striving, lama-kelamaan gua mulai menurun baik secara mental maupun performa.
Entah, mungkin ada beberapa faktor atau penyebab dari ini, mungkin penurunan kualitas kepercayaan kepada Tuhan, kemunduran nilai-nilai yang dulu dianggap sakral mungkin menjadi salah satu domino yang menjatuhkan banyak hal, mungkin bukan itu penyebabnya karena sekarang gua mulai berpikir secara lebih komprehensif tapi dangkal. Entahlah.....gue gak pahammm dan gelisah kalau mikir itu. Kualitas belajar dan kerajinan gua terlalu banyak terpakai di awal-awal semester, sebab ada keyakinan saat itu untuk menjadi yang terbaik, tapi lama -kelamaan terbawa arus dan makin lama makin menurun.
Intinya, bagi gue cara untuk mendapatkan manfaat maksimal saat SMA bukanlah tentang berpikir ke belakang seharusnya begini-begitu, tetapi bagaimana dapat menggunakan pengalaman-pengalaman itu untuk menjadi lebih baik di dunia yang lebih tangguh dan serius. Mungkin ini bukan akhir, tetapi awalan yang menjadikan kita menjadi pribadi yang lebih baik. Mungkin ini jalan yang ingin Tuhan tunjukkan kepadaku, agar jangan terlalu bergantung kepada manusia, karena sifat manusia dapat berubah semata-mata, melainkan fokus kepada hubungan kepada Tuhan, bagaimana kita melakuakn suatu hal berdasarkan keyakinan akan suatu prinspi yang kokoh. Mungkin itu yang Tuhan ingin perlihatkan ke saya.
Terlepas dari itu, gue harap diri gue mampu belajar dari kesalahan-kesalahan gue di SMA ini untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Amiin.... Sebagai penutup, gua akan membagikan quote yang gua buat sendiri: "Saat engkau merasa seperti dirimu sekarang tak akan bisa berubah, semua hal terkesan mustahil, segalanya tampak ambruk, ingatlah untuk apa tubuhmu diciptakan." Aseekkk,.,.,
Rabu, 20 Mei 2026
21:16
| Foto kembar lagi terlelap...sumber:dokpri |
.png)